Perencanaan Tebal Perkerasan Kaku (Rigid Pavement) Metode Bina Marga 2024 dan Metode Austroads 2017
DOI:
https://doi.org/10.69693/jesa.v3i2.87Keywords:
Perkerasan Kaku, Bina Marga 2024, Austroads 2017, Rencan Anggaran BiayaAbstract
Peningkatan infrastruktur merupakan elemen penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Infrastruktur yang baik itu mencakup hal-hal penting yang dibutuhkan masyarakat, seperti jalan, transportasi, listrik, air bersih, dan fasilitas umum lainnya Pembangunan jalan ini direncanakan pada ruas jalan Teluk pinang – Teluk pantaian menggunakan perkerasan kaku yang dimana pemilihan harus mempertimbangkan keadaan lapangan, umur rencana, struktur perkerasan, beban lalu lintas, pengaruh air, kondisi tanah dasar dan faktor lainnya. Sehingga diharapkan dapat menunjang kegiatan – kegiatan ekonomi sosial masyarakat setempat. Analisa perencanaan ini menggunakan metode Bina marga 2024 dan metode Austroad 2017.Hasil penelitian perencanaan tebal perkerasan kaku untuk metode Bina Marga nilai mutu beton pondasi bawah adalah fc’ 10, dengan nilai ketebalan 10 cm, dan nilai tebal pelat beton menggunakan fc’ 40 dengan nilai ketebalan 25 cm. Sedangkan austroad nilai mutu beton pondasi bawah adalah fc’10, dengan nilai ketebalan 12,5 cm, dan tebal pelat beton menggunakan fc’40 dengan nilai ketebalan 22 cm. Rencana anggaran biaya menggunakan metode Bina Marga 2024 dengan jumlah sebesar Rp. 12.175.800.000,00. (Dua Belas Seratus Tujuh Puluh Lima Juta Delapan Ratus Ribu Rupiah). Dan Metode Austroad 2017 diperoleh nilai sebesar Rp. 11.930.200.000,00 (Sebelas Milyar Sembilan Ratus Tiga Puluh Juta Dua Ratus Ribu Rupiah).
Downloads
References
1. Direktorat Jenderal Bina Marga. (2024). Manual Desain Perkerasan Jalan. Jakarta: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.
2. Guide to Pavement Technology Part 2: Pavement Structural Design. (2017). Sydney: Austroads Ltd.
3. Guide to Pavement Technology Part 4K Selection and Design of Sprayed Seals. (2019). Sydney: Austroads Ltd.
4. Hartono, M. A. (2020). Analisis Perkerasan Kaku Metode AASHTO 1993 dan Metode Austroads 2012 Terhadap Keekonomisan Biaya. Jurnal Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil (MoDuluS), 29-31.
5. Kirmanto, D. (2010). Surat Edaran Menteri Pekerjaan Umum No. 04/SE/M/2010 tentang Pemberlakukan Pedoman Cara Uji California Bearing Ratio (CBR) dengan Dynamic Cone Penetrometer (DCP). Jakarta: Kementerian Pekerjaan Umum..
6. Ros Anita Sidabutar, Y. R. (2021). Evaluasi Perkerasan Jalan Kaku (Rigid Pavement) Pada Jalan Sm Raja Medan Dengan Metode Bina Marga. Jurnal Visi Eksakta (JVIEKS), 216.
7. Supiyono. (2023). Perencanaan Tebal Perkerasan Kaku (Rigid Pavement) Dan Rencana Anggaran Biaya. JURNAL ONLINE SKRIPSI, 298.
8. Undang - Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Jalan. (2022). Jakarta: Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia dan Presiden Republik Indonesia.
9. Bahry, S. R. (2023). Perencanaan Tebal Perkerasan Kaku pada Ruas Jalan Lingkar Laladon, Kab. Bogor. Jurnal komposit, 153.
10. Direktorat Jenderal Bina Marga. (2021). Pedoman Desain Geometrik Jalan. Jakarta: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.
11. Iskandar, H. (2007). Volume Lalu-Lintas Rencana Untuk Jalan Geometrik dan Perkerasan Jalan. Jurnal Jalan Jembatan, 12-13.
12. Mohammad Rafii Tiara Manggala, L. E. (2022). Perencanaan Perkerasan Kaku Jalan Lingkar Tuban Provinsi Jawa Timur. JURNAL KACAPURI , 211.
13. Maharani, A. (2018). Perbandingan Perkerasan Kaku Dan Perkerasan Lentur (Studi Kasus Ruas Jalan Raya Pantai Prigi – Popoh Kab. Tulungagung). Jurnal Perencanaan dan Rekayasa Sipil , 90.
14. Sukirman, S. (2003). Beton Aspal Campuran Panas. Bandung : Institut Teknologi Nasional.
15. Sutanto, H. (2018). Perencanaan Jalan Dengan perkerasan Kaku (Rigid Pavement) Pada Jalan Rawa Indah Kota Sangatta Provinsi Kalimantan Timur. Jurnal Teknologi Sipil, 16.
16. Slideplayer.info. 2019. Perkerasan Kaku. https://slideplayer.info/slide/15715112/ [Accessed February 25, 2025].
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Journal of Engineering and Science Application

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.













