Analisis Kerusakan Kondisi Jalan pada Lapisan Permukaan Dengan Metode Pavement Condition Index (PCI) dan Surface Distress Index (SDI)
DOI:
https://doi.org/10.69693/jesa.v3i2.86Keywords:
Analisis Kerusakan Kondisi Jalan, Metode PCI, Metode SDIAbstract
Jalan adalah fasilitas dasar untuk angkutan darat yang memiliki peran penting dalam kegitatan hubungan perekonomian, antar satu kota dengan kota lainnya, kota dengan desa, dan satu desa dengan desa lainnya. Kondisi jalan yang baik akan memudahkan aktifitas dan mobilitas penduduk dalam mengadakan hubungan perekonomian dan kegiatan sosial lainnya. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis-jenis kerusakan apa saja, nilai indeks perkerasan, dan hasil rencana anggaran biaya perbaikan pada jalan Imam Bonjol – Gerilya Kabupaten indragiri hilir. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode Pavement Condition Index (PCI) dan metode Surface Distress Index (SDI). Penilaian kondisi jalan dengan metode PCI adalah dengan cara memberi nilai 0-100 sedangkan untuk penilaian metode SDI adalah dengan rentang nilai dari <50 sampai >150. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa jenis kerusakan yang terdapat pada jalam Imam Bonjol – Gerilya Kabupaten Indragiri Hilir antara lain yaitu lubang 38%, retak kulit buaya 3%, retak pinggir 4%, retak memanjang/melintang 19%, amblas 2% dan tambalan 34%. Pada metode PCI nilai yang didapatkan adalah 60,39 dengan kriteria kondisi jalan baik (good). Pada metode SDI nilai yang didapatkan adalah 12,64 dengan kriteria kondisi jalan baik yaitu dengan penanganan pemeliharaan rutin. Untuk hasil anggaran biaya perbaikan adalah Rp.442.800.000,00. Setelah dilakukan penelitian dengan menggunakan dua metode tersebut ternyata mendapatkan hasil dan nilai yang hampir sama, yaitu kondisi jalan Imam Bonjol - Gerilya masih dalam keadaan baik, namun memerlukan pemeliharaan agar tidak memperburuk kondisi jalan.
Downloads
References
[1] Agah, Heddy R. 2009. Kerusakan Jalan: Akibat, Kesengajaan atau Dampak. Jakarta: FT-UI.
[2] ASTM D6433-07. 2007. Standard Practice for Roads and Parking Lots Pavement Condition Index Surveys1. West Conshohocken, PA: ASTM International.
[3] Darlan, S.T.,M.T. 2014. Konstruksi Perkerasan Lentur (Flexible Pavement). DPUPR Kabupaten Grobogan. 23 July.
[4] Darmawati. 2020. Analisa kondisi kerusakan jalan pada lapisan permukaan menggunakan metode pci dan sdi dijalan pekanbaru – taluk kuantan. Teknik Sipil, Universitas Islam Riau, Pekanbaru.
[5] Departemen Pekerja Umum. (1997). Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI), Jakarta: Direktorat Jenderal Bina Marga.
[6] Dewi, A.A. 2021. analisa penilaian kondisi jalan raya dengan metode Surface Distress Index (SDI) dan Present Serviceability Index (PSI) (studi kasus Duri Kecamatan Mandau). Teknik Sipil. Universitas Islam Riau, Pekanbaru
[7] Dharmasraya. Teknik Sipil, Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat, Bukittinggi.
[8] Direktorat Jenderal Bina Marga. (1990). Tata Cara Penyusunan Program Pemeliharaan Jalan Kota, No. 018/T/BNKT/1990, Departemen Pekerjaan Umum: Direktorat Jenderal Bina Marga.
[9] Fakhrul, R.Y. 2020. Penilaian Kondisi Jalan dengan Metode Pci (Pavement Condition Index). Jurnal Talenta Sipil, 3(1):47-50
[10] Feri, F. 2024. Analisi kerusakan jalan dengan metode PSI dan RCI dijalan lingkar rambah – koja kecamatan kinali kabupaten kasaman barat. Teknik Sipil. Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat, Bukittinggi.
[11] Fitri, A.H. 2022. Analisis kondisi kerusakan jalan raya pada lapisan permukaan dengan metode PCI dan Bina Marga dijalan Raya Batusangkar – Bukittinggi Kecamatan Sungai Tarab. Teknik Sipil. Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat, Bukittinggi.
[12] FR Kaka (2018) Pengertian Jalan. E-Journal Universitas Atma Jaya Yogyakarta.
[13] Hardiyatmo., H.C. (2007). Pemeliharaan Jalan Raya Perkerasan DrainaseLongsor, Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
[14] Hartini. 2019. analisa kerusakan jalan dengan metode bina marga serta alternatif penanganannya. 136-144
[15] I Gusti, A.A.I.L. 2013. perbandingan perkerasan kaku dan perkerasan lentur. 7(1):128-134
[16] Karolina, G.P 2018. uji nilai kekesatan permukaan jalan berdasarkan jenis pada lapisan permukaan pada perkerasan lentur. Jurnal Teknik Sipil, 5(2):1-11
[17] Krebs, Walker. 1971. Bab II Tinjauan Pustaka. E-Journal
[18] Langgeng, S. 2020. Analisi penyebab kerusakan jalan pada ruas Jl. Ngadirojo – Giriwoyo. Junral media komunikasi ilmu sipil. Volume 2 No 1.
[19] M. Afrizal. 2024. Analisis jenis kerusakan jalan menggunakan metode (PCI) Pavement Condition Index dan Bina Marga (studi kasus : Jalan pekan Arba Kec. Tembilahan). Teknik Sipil. Universitas Islam Indragiri, Tembilahan.
[20] Nofrianto, Hendri. 2013. perencanaan perkerasan jalan raya.
[21] Sari, 2018. Analisis faktor penyebab kerusakan jalan (studi kasus ruas jalan lingkar utara kota padang panjang). Rang Teknik Jurnal. Volume 1 No 1.
[22] Shanin, S. 1994. Perkerasan Lentur Jalan Raya, Bandung.
[23] Sjahdanulirwan, 2011. Pengaruh Waktu Pembebanan Terhadap Kekakuan Beton Aspal Lapis Permukaan. Jurnal Jalan-Jembatan. Volume 28 No 2.
[24] Sukirman, Silvia. 1994. Dasar-Dasar Perencanaan Geometrik Jalan. Penerbit Nova, Bandung.
[25] Tjitjik, W.S (2008) Faktor-faktor penyebab kerusakan dini pada perkerasan jalan.
[26] Veniranda, V.O (2018) Pengaruh Infrastruktur Jalan Dalam Menunjang Pengembangan Potensi Kabupaten Bengkayang. Portal Jurnal Untan.
[27] Wira, K.P (2022). Analisis Kerusakan Jalan Perkerasan Lentur menggunakan Metode Pavement Condition Index (PCI). Jurnal Teknik, 16(1):41-50
[28] Zean, A. 2024. Analisis kerusakan jalan dengan metode pavement condition index(pci) dan metode surface distress index(sdi) jalan silago kecamatan ix koto kabupaten. Teknik Sipil. Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat. Bukit Tinggi
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Journal of Engineering and Science Application

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.













