Skrining Awal Untuk Mengetahui Gejala Penyakit Paru-Paru Pada Masyarakat RT 7 Jl. Ujan Nain Pondok Aren Menggunakan Metode Certainty Factor

Authors

  • Zaman Padrisi Universitas Pamulang
  • Anggreita Tiara Putri Universitas Pamulang

DOI:

https://doi.org/10.69693/jesa.v3i2.105

Keywords:

Skrining Awal, Penyakit Paru-Paru, Sistem Pendukung Keputusan, Certainty Factor, Sistem Berbasis Web

Abstract

Penyakit paru-paru memiliki gejala yang dapat saling menyerupai sehingga masyarakat dapat mengalami kesulitan mengenali kondisi yang memerlukan pemeriksaan lebih lanjut. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem berbasis web untuk membantu skrining awal gejala penyakit paru-paru pada masyarakat RT 7, Jalan Ujan Nain, Pondok Aren, menggunakan metode Certainty Factor (CF). Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan studi pustaka. Pengembangan perangkat lunak mengikuti model Waterfall yang mencakup analisis kebutuhan, desain, implementasi, pengujian, penerapan, dan pemeliharaan. Metode CF digunakan untuk merepresentasikan tingkat keyakinan terhadap hipotesis penyakit berdasarkan gejala yang dipilih pengguna dan bobot pengetahuan yang dimasukkan ke dalam sistem. Aplikasi menyediakan pengelolaan data penyakit, gejala, basis pengetahuan, konsultasi, serta riwayat hasil skrining. Pengujian fungsional menggunakan metode black box menunjukkan bahwa skenario yang dilaporkan dalam skripsi, meliputi login, pengelolaan data, dan proses skrining, menghasilkan keluaran sesuai harapan. Data hasil skrining yang dirangkum menunjukkan kategori asma sebagai temuan terbanyak, yaitu 27 responden, diikuti pneumonia sebanyak 14 responden. Angka tersebut merupakan distribusi keluaran skrining pada responden penelitian dan tidak dapat ditafsirkan sebagai prevalensi penyakit atau diagnosis klinis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa aplikasi dapat dimanfaatkan sebagai media informasi awal, dengan catatan bahwa hasilnya bergantung pada kualitas basis pengetahuan dan bobot yang digunakan. Validasi bobot bersama tenaga medis serta evaluasi terhadap data pembanding klinis masih diperlukan untuk menilai ketepatan hasil skrining. Sistem tidak dimaksudkan untuk menggantikan pemeriksaan atau diagnosis tenaga kesehatan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] S. M. Putri and M. B. S. Junianto, “Rancang Bangun Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Paru-paru Menggunakan Metode Certainty Factor,” Jurnal Informatika MULTI, vol. 1, no. 6, 2023.

[2] W. K. Azizah and D. Y. Niska, “Penerapan Metode Certainty Factor untuk Mengidentifikasi Penyakit Paru-Paru pada Manusia Berbasis Web,” Jurnal SAINTIKOM, 2024.

[3] D. P. S. Dewi, “Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Jantung dan Paru dengan Fuzzy Logic dan Certainty Factor,” Jurnal Ilmiah Merpati, 2016.

[4] A. Neptiani, Fauziah, and G. Soepriyono, “Diagnosa Penyakit Paru-Paru dengan Metode Forward Chaining dan Certainty Factor Berbasis Web,” Techno.Com, metadata tahun perlu diverifikasi.

[5] H. R. Hidayat and W. Wiguna, “Aplikasi Diagnosa Penyakit Tuberkulosis Menggunakan Metode Certainty Factor Berbasis Android,” Jurnal Responsif: Riset Sains dan Informatika, metadata tahun perlu diverifikasi.

[6] N. Abdurahman, I. Jamaludin, E. D. Sri Mulyani, and D. P. Purnama, “Sistem Pakar Diagnosa Penyakit ISPA Dengan Menggunakan Metode Certainty Factor Berbasis Web,” E-Jurnal JUSITI, 2022.

[7] P. D. Mandiri, D. Hartanti, and A. A. Sari, “Prototipe Sistem Pakar untuk Diagnosis Penyakit Infeksi Saluran Pernapasan (ISPA) Menggunakan Metode Certainty Factor,” SKANIKA: Sistem Komputer dan Teknik Informatika, vol. 7, no. 2, 2024.

[8] “The Early Detection of Respiratory System Diseases by Using the Certainty Factor Method,” Jurnal Teknik Informatika (JUTIF), 2022.

[9] T. A. Chasshidi and M. R. Putra, “Sistem Pakar untuk Mendiagnosa Penyakit Pneumonia Menggunakan Metode Certainty Factor dan Fuzzy Logic Tsukamoto Berbasis Web,” Jurnal KomtekInfo, 2020.

[10] E. H. Shortliffe, Computer-Based Medical Consultations: MYCIN. New York: Elsevier, 1976.

[11] B. G. Buchanan and E. H. Shortliffe, Eds., Rule-Based Expert Systems: The MYCIN Experiments of the Stanford Heuristic Programming Project. Reading, MA: Addison-Wesley, 1984.

[12] World Health Organization, “Chronic respiratory diseases,” WHO. [Online]. Available: https://www.who.int/health-topics/chronic-respiratory-diseases. [Accessed: Oct. 12, 2026].

[13] World Health Organization, “Chronic obstructive pulmonary disease (COPD),” WHO Fact Sheets, Jun. 10, 2026. [Online]. Available: https://www.who.int/en/news-room/fact-sheets/detail/chronic-obstructive-pulmonary-disease-%28copd%29. [Accessed: Oct. 12, 2026].

[14] I. Sommerville, Software Engineering, 10th ed. Boston, MA: Pearson, 2016.

[15] R. S. Pressman and B. R. Maxim, Software Engineering: A Practitioner’s Approach, 9th ed. New York: McGraw-Hill Education, 2020.

Downloads

Published

12-10-2026

How to Cite

Padrisi, Z., & Putri, A. T. (2026). Skrining Awal Untuk Mengetahui Gejala Penyakit Paru-Paru Pada Masyarakat RT 7 Jl. Ujan Nain Pondok Aren Menggunakan Metode Certainty Factor. Journal of Engineering and Science Application, 3(2), 449–458. https://doi.org/10.69693/jesa.v3i2.105

Issue

Section

Articles